partnership with agoda

Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Friday, December 23, 2016

Banyuwangi Tambah Fasilitas Hotel Berbintang di 2017

Menyambut musim liburan akhir tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi telah melakukan sejumlah persiapan. Kalangan pelaku usaha pariwisata telah diajak berkoordinasi untuk memberi pelayanan terbaik kepada wisatawan.

"Kami persiapan sejak Oktober 2016 untuk menyambut peak season pada akhir tahun 2016 berkaitan dengan libur Natal dan Tahun Baru. Para pelaku usaha wisata juga sudah dikumpulkan untuk diajak berkoordinasi oleh dinas terkait pada tanggal 17 November lalu. Jadi ini benar-benar disiapkan," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Banyuwangi, Jumat (23/12).
Menurut Anas, pihaknya memohon maaf jika Banyuwangi masih memiliki banyak kekurangan untuk menjamu wisatawan, terutama bila banyak yang tidak mendapatkan kamar hotel. Total saat ini, kata Anas, jumlah kamar hotel di Banyuwangi mencapai 3.200 unit, belum termasuk rumah-rumah warga yang disulap menjadi homestay.

"Sekarang sedang dalam pembangunan tiga hotel berbintang baru di Banyuwangi, yaitu dari Grup Aston, Singgasana, dan Alila. Tahun depan selesai dan bisa menambah jumlah kamar. Kami mohon maaf bila ada wisatawan yang belum bisa mendapatkan kamar hotel sesuai yang diharapkan," ujar Anas.

Okupansi 100 Persen

Anas menambahkan, pihaknya memang tidak mengobral izin hotel meski banyak yang berminat. Selain batasan tidak boleh membangun hotel melati, Banyuwangi juga mempertimbangkan keseimbangan penawaran dan permintaan pasar.

"Sekarang Banyuwangi kan sedang membentuk pasar. Sudah tumbuh bagus, tapi masih dalam kerangka membentuk pasar. Jadi kami tidak obral izin hotel agar kompetisi antar-hotel menjadi sehat," papar Anas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda, menambahkan, berdasarkan monitoring saat ini, sejumlah hotel sudah mengalami lonjakan okupansi.

"Hampir semua hotel berbintang membukukan okupansi 100 persen alias semua kamar penuh atau telah dipesan hingga awal Januari 2017," kata Bramuda.

"Beberapa hotel menengah, okupansinya sudah di kisaran 90 persen. Satu-dua hari ini pasti penuh karena banyak wisatawan yang biasanya go show," tambahnya.*beritasatu

About Us: 
tiketserbamurah.com adalah online travel agent terkemuka di Indonesia dengan berbagai kemudahan dalam pemesanan maupun pembayaran. Kami menyediakan ribuan pilihan hotel lokal maupun internasional, tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan serta tiket kereta dengan harga termurah di Indonesia. Bersama tiketserbamurah.com, perjalanan Anda menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Libur Natal dan Tahun Baru, Citilink Siapkan 37.080 Kursi Tambahan

Maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC), Citilink Indonesia, akan menambah sedikitnya 37.080 kursi ekstra guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru 2017.

President dan CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan, mengatakan, penerbangan tambahan (extra flight) Natal dan Tahun Baru 2017 Citilink diberlakukan mulai tanggal 23 Desember hingga 8 Januari 2017.

"Citilink telah menyiapkan sedikitnya 37.080 kursi tambahan yang terbagi dalam 206 extra flight dan diberlakukan mulai tanggal 23 Desember hingga 8 Januari 2017. Jumlah kursi tambahan ini meningkat 24 persen jika dibandingkan tahun lalu," ujar Albert, dalam siaran persnya, Selasa (20/12).

Adapun rute-rute yang ditambah frekuensi penerbangannya, lanjut Albert, adalah rute pulang pergi dari Jakarta menuju Medan, Yogyakarta, Solo, Denpasar dan Makassar menuju ke Manado. Dengan adanya extra flight tersebut, Citilink akan terbang sedikitnya 252 penerbangan dalam sehari.

Adapun rute Jakarta – Medan (pp) yang biasanya terbang enam kali sehari, akan bertambah dua kali penerbangan menjadi delapan penerbangan sehari.

Untuk rute Jakarta – Yogyakarta (pp) yang biasanya terbang lima kali sehari, akan bertambah satu kali penerbangan menjadi enam penerbangan sehari.

Rute Jakarta– Solo (pp) yang biasanya terbang tiga kali sehari, akan bertambah satu kali penerbangan menjadi empat penerbangan sehari.

Sementara untuk rute Jakarta – Denpasar (pp) yang biasanya terbang tujuh kali sehari, akan bertambah satu kali penerbangan menjadi delapan penerbangan sehari.

Terakhir, untuk rute Makassar - Manado (pp) yang biasanya terbang satu kali sehari, akan bertambah satu kali penerbangan menjadi dua penerbangan sehari.

"Kami melakukan pemeriksaan serta perawatan secara berkala dan khusus kepada seluruh armada pesawat Citilink, sehingga pesawat kami dapat dipastikan selalu berada dalam kondisi prima meskipun di tengah padatnya jadwal penerbangan saat libur Natal dan Tahun Baru," tambah Albert.*beritasatu

About Us: 
tiketserbamurah.com adalah online travel agent terkemuka di Indonesia dengan berbagai kemudahan dalam pemesanan maupun pembayaran. Kami menyediakan ribuan pilihan hotel lokal maupun internasional, tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan serta tiket kereta dengan harga termurah di Indonesia. Bersama tiketserbamurah.com, perjalanan Anda menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Thursday, December 22, 2016

Kampung Bajo, Andalan Baru Wisata Wakatobi

Menyebut Suku Bajo pastilah langsung teringat suku yang tinggal di kawasan pulau Wangi-wangi, Wakatobi. Sebagian kalangan mengenal suku Bajo sebagai orang laut yang tinggal diatas laut. Bahkan, keseharian mereka juga menggantungkan hidup dan menjalani kehidupan bersandar dari laut Sulawesi.

Wisata Kampung Bajo disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata baru untuk wisatawan yang berkunjung ke Wakatobi.

"Masyarakat sini memang sudah ada dan datang kesini sejak tahun 1600-an. Mereka memang menggantungkan diri dari hasil laut," ungkap Daeng Rusdi yang menemani rombongan Kementerian Pariwisata (Kempar) yang berkunjung ke Kampung Bajo di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi.
Pemukiman suku Bajo yang dibangun di atas air laut dengan menggunakan timbunan karang dan menggunakan jembatan yang terbuat dari kayu sebagai penghubung mereka ke daratan membuat mereka seakan terasing dari masyarakat yang berada didaratan. Namun begitu, kehidupan yang mereka jalani seakan harmonis dan bersih ketimbang masyarakat di daratan.

"Suku Bajo itu unik, mereka dibilang primitif oleh orang luar, tapi navigasi laut mereka justru lebih maju dibandingkan orang darat. Uniknya, mereka tidak suka kotor. Makanya, rumah-rumah mereka yang berada diatas laut bersih meskipun tinggal mereka diatas laut," tambahnya.

Wisatawan yang datang ke tempat ini, dapat melihat dengan mudah keindahan saat matahari tenggelam (sunset) tanpa terhalang daratan. "Tempat ini merupakan salah satu spot yang bagus untuk melihat sunset," kata Daeng Rusdi.
Pengunjung dan wisatawan, lanjut dia, dapat dengan mudah menikmati makanan laut mulai dari ikan, udang sampai lobster segar. Rata-rata, kata Daeng Rusdi, di bagian bawah rumah suku Bajo terdapat penangkaran ikan.

"Masyarakat disini punya lumbung ikan yang mereka tanam dibawah rumah. Jadi kalau mereka mau makan ya tinggal ambil. Terserah mau dibakar atau mau di goreng, sesuai keinginan mereka," tambahnya.*beritasatu

About Us: 
tiketserbamurah.com adalah online travel agent terkemuka di Indonesia dengan berbagai kemudahan dalam pemesanan maupun pembayaran. Kami menyediakan ribuan pilihan hotel lokal maupun internasional, tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan serta tiket kereta dengan harga termurah di Indonesia. Bersama tiketserbamurah.com, perjalanan Anda menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Rawa Pening Dikembangkan sebagai Destinasi Wisata Unggulan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk ‎merintis pengembangan Danau Rawa Pening sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah (Jateng).

"Saat ini, hampir seluruh danau tertutup tanaman eceng gondok, padahal Rawa Pening memiliki panorama yang indah karena letaknya berada di kaki Gunung Merbabu‎, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran," ujar Direktur Marketing Sidomuncul, Irwan Hidayat, di Semarang, Senin (19/12).

Hadir pada kesempatan itu, mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, anggota DPR RI Tantowi Yahya, Fadholi dari Partai Nasdem dan sejumlah anggota X DPR RI, beberapa staf khusus dan staf ahli menteri, Forum Pemred Bambang Harimurti, Don Bosco Salamun serta Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Irwan menjelaskan, permasalahan eceng gondok ada solusinya antara lain penelitian pemanfaatan tumbuhan eceng gondok menjadi sumber energi baru. Semua bagian dari tumbuhan eceng gondok dapat dijadikan produk bahan padatan (briket/biomas) yang berbentuk pellet untuk digunakan sebagai energi baru pengganti minyak dan gas.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dan membersihkan tumbuhan eceng gondok sesuai target yang diinginkan sampai kondisi Rawa Pening nantinya akan bersih dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta dampak positif lainnya, seperti ketersediaan air, lapangan kerja, dan lingkungan yang baik.

"Setelah dibersihkan dari eceng gondok, diharapkan pemerintah daerah bisa mengembangkan Rawa Pening menjadi obyek wisata dengan membangun infrastruktur pendukung dan menyiapkan atraksinya," kata Irwan.

Bupati Semarang Mundjirin menjelaskan Danau Rawa Pening dulu kedalamannya bisa mencapai 15 meter, namun sekarang ini pendangkalannya sudah mencapai 10 meter yang diperparah dengan keberadaan eceng gondok.

"Dulu, eceng gondok pernah jadi pupuk jamu di kawasan Dieng. Namun, sudah tidak lagi. Setidaknya ada empat kecamatan yang melingkupi kawasan Danau Rawa Pening," ujarnya.

Pakar Lingkungan Hidup Prof.Sudarto mengatakan, persoalan enceng gondok di Rawa Pening sebenarnya sudah lama. Banyak proyek penelitian terkait hal tersebut, baik untuk kepentingan tesis, disertasi, dan lain-lain, tapi masih saja jadi 'pening'.

"Atas ide Sido Muncul memprakarsai pemanfaatan enceng gondok ini perlu diapresiasi. Apalagi, bisa mengatasi masalah, antara kepentingan lingkungan dan ekonomi," kata Prof. Sudharto.

Menurutnya, manfaat dari dibersihkannya enceng gondok di Rawa Pening ini terhadap lingkungan sangat memberikan efek positif. Terlebih, Rawa Pening menjadi salah satu dari 11 danau di Indonesia yang menjadi prioritas untuk diselamatkan di indonesia.

"Ekosistem yang unik di Rawa Pening memiliki bermacam fungsi yang bermanfaat bagi lingkungan, seperti mata pencaharian masyarakat sekitar, sumber pembangkit tenaga listrik, dan irigasi. Belum lagi dari sektor pariwisata," jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, dari sumbernya memang harus dikelola. Rawa Pening merupakan muara dari belasan anak sungai. Namun, perlu diperhatikan juga sumber airnya dari hulu yang mengalirkan berbagai macam limbah, yang membuat tumbuhnya enceng gondok tak terkendali.

"Jadi mengatasi permasalahan enceng gondok itu jangan dari muaranya saja. Enceng gondok dibersihkan. Tapi di hulu dan di tengah sebagai sumber juga harus diperhatikan," ujarnya.

Ditegaskan, jadi harus komperehensif. Dan pemerintah harus menjadi simpul, karena disini yang menangani enceng gondok dari swasta memang belum banyak.

"Ini di Rawa Pening persoalan bukan hanya di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga saja, tapi Jateng, karena Rawa Pening juga salah satu ikon Jateng," tegasnya.*beritasatu

About Us: 
tiketserbamurah.com adalah online travel agent terkemuka di Indonesia dengan berbagai kemudahan dalam pemesanan maupun pembayaran. Kami menyediakan ribuan pilihan hotel lokal maupun internasional, tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan serta tiket kereta dengan harga termurah di Indonesia. Bersama tiketserbamurah.com, perjalanan Anda menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Wednesday, December 23, 2015

Masa Depan Bisnis Perhotelan Ditentukan "Gadget" dan Media Sosial

2015 merupakan tahun yang paling menarik bagi industri perhotelan. Hal ini ditandai dengan merger dan akuisisi antara Marriott International dengan Starwood Hotels and Resorts. 

Perkawinan dua raksasa perhotelan itu memberikan entitas baru dengan portofolio lebih dari 30 merek hotel.

Berikutnya adalah aksi strategis Accorhotels yang mencaplok Fairmont, Raffles dan Swissôtel. Rumor selama setahun terakhir pun berakhir setelah jaringan hotel berbasis di Perancis itu mengumumkannya pada Rabu (9/12/2015). 

Belum lagi gerakan strategis lain macam distribusi dalam jaringan atau online, seperti Expedia yang memperoleh HomeAway setelah aksi Travelocity dan Orbitz awal 2015.

Langkah-langkah bisnis mengejutkan tersebut akan berdampak pada tren 2016 mendatang. Seperti apakah tren perhotelan ini nantinya?

Senior Marketing & Communication yang mengamati sektor perhotelan secara intensif, Frederic Gonzalo, mengulasnya berdasarkan infografis Killarney Hotels. Ulasan Frederic ini menemukan industri hotel akan sangat bergantung pada pelayanan tamu secara personal.

"Tren hotel ditentukan perangkat ponsel dan aplikasinya yang memungkinkan tamu mendapatkan layanan secara lebih privat. Perangkat gawai ini melampaui semua aspek pelanggan," ujar Frederic.

Mengutip PhoCusWright, gawai dan aplikasinya bahkan diprediksi memberikan kontribusi 75 persen terhadap pencarian hotel dan 51 persen pendapatan hotel pada 2016 mendatang.

Dengan demikian, hotel-hotel nantinya menargetkan pelancong bisnis, millenials dan wisatawan yang terkoneksi dengan gawai di seluruh penjuru dunia. Strategi mobilitas pun tak lepas dari pemanfaatan gawai dan aplikasinya.

Sementara pemasaran dinamis yang dilakukan secara real time akan lebih kuat dari sebelumnya. Namun, ini masih merupakan tantangan bagi industri khususnya rantai hotel kecil dan independen.

Meski demikian, pemain skala kecil dan independen masih bisa mengelola manajemen layanannya dengan biaya minim. Salah satunya dengan melibatkan media sosial macam facebook, twitter, dan instagram.

"Lebih dari 50 persen konsumen di dunia, belanja hotel melalui rekomendasi di media sosial," sebut Frederic.*kompas

Cristiano Ronaldo Investasikan Rp553 M untuk Bisnis Hotel

Pemain sepakbola asal Portugal, Cristiano Ronaldo tidak lama lagi akan mewujudkan salah satu impiannya, yakni memiliki bisnis properti di sektor perhotelan

Dilansir CNBC, Rabu (23/12/2015), belum lama ini Ronaldo telah mengumumkan kerjasama bisnis tersebut bersama salah satu perusahaan pariwisata dan rekreasi terbesar di Portugal, Pestana Hotel Group.

Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi yang ditanam oleh Ronaldo untuk hotel itu sebesar USD40 juta atau setara dengan Rp553 miliar (mengacu pada kurs Rp13.830). Dibawah merk 'CR7', rencananya hotel ini akan berada di empat kota besar, Funchal, Lisbon, Madrid, dan New York.

Bisnis di bidang perhotelan ini merupakan bisnis pertama Ronaldo di luar fashion dan olahraga, sekaligus pertama kali dirinya menjalin kerjasama dengan jaringan hotel internasional Pestana.

Ronaldo menjelaskan, ide hotel tersebut muncul pertama kali setelah ia mengadakan pembicaraan dengan Kepala Eksekutif Dionisio Pestana, salah satu anak dari pendiri Pestana Group. Hubungan keakraban pribadi Ronaldo dengan Dionisio membawa ia mencapai sebuah kesepakatan untuk kerjasama bisnis.*okezone

Sunday, December 6, 2015

Pesonna Hotel Makassar Milik PT Pegadaian Resmi Beroperasi

PT Pegadaian (Persero) secara resmi mengoperasikan Pesonna Hotel di Kota Makassar. General Manager Pesonna Hotel Makassar Zasly Perdana Kusuma mengatakan hotel yang dibangun oleh PT Pegadaian tersebut mengusung konsep halal dan syariah.

"Makassar memiliki potensi ekonomi dan sektor pariwisata yang sangat baik, karena itu Pegadaian memutuskan untuk membangun hotel," kata Zasly disela-sela peresmian Pesonna Hotel Makassar, Rabu (2/12/2015).

Lebih lanjut, dia menuturkan untuk menghadapi ketatnya persaingan perhotelan di Makassar, hotel berklasifikasi bintang tiga itu berkomitmen untuk menyediakan fasilitas unggulan berupa 144 kamar tamu dengan tipe deluxe dan suite, 7 meeting room, coffee shop, dan swimming pool. Adapun, tarif kamar yang diberlakukan untuk kamar tipe deluxe mulai dari Rp450.000, sedangkan untuk tipe suite harga yang diberlakukan ialah Rp650.000.

Sementara itu, Direktur III Bidang Properti dan Logistik Pegadaian Ferry Febrianto menyatakan Pesonna Hotel Makassar merupakan salah satu 9 hotel yang dibangun pegadaian. Dia mengungkapkan, dari 9 hotel yang dibangun, 2 diantaranya sudah beroperasi yaitu Pesonna Hotel Surabaya dan Makassar. "Dalam waktu dekat kita akan segera operasikan Pesonna Hotel Pekanbaru, sedangkan 6 hotel sisanya kita targetkan bisa beroperasi pada awal tahun," ujarnya.

Untuk merealisasikan bisnis perhotelan, imbuhnya, Pegadaian telah mengalokasikan biaya investasi sekitar Rp600 miliar. Sementara itu, Walikota Makassar yang hadir dalam prosesi peresmian Pesonna Hotel mengapresiasi langkah Pegadaian untuk mengoperasikan hotel dengan konsep syariah, pasalnya hotel dengan konsep tersebut masih sangat jarang dijumpai di Makassar. "Strategi untuk menggunakan konsep syariah ini sangat tepat untuk market di Makassar," tuturnya.*bisnis

Thursday, December 3, 2015

Sparks Hotel Usung Konsep Baru sebagai Hotel Bisnis

Di ulang tahunnya yang ke-11 tahun, Sparks Hotel Jakarta hadir dengan wajah baru. Hotel ini sebelumnya terkenal sebagai hotel entertainment. Namun seiring perkembangan permintaan pasar serta perkembangan konsep usaha dan properti yang dimiliki oleh PT. Sumbermitra Asri Hotel (SAH), maka hotel ini mengembangkan konsepnya sebagai hotel bisnis.

Sesuai dengan perkembangan bisnisnya serta dalam rangka mempertegas perubahan konsepnya, Sparks Hotel yang berlokasi di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat ini, berubah nama menjadi "Sparks Life – Jakarta". Perubahan konsep ini menjadi dasar bagi keseluruhan proyek pengembangan fasilitas yang terdapat di Sparks Life Jakarta ini.

Tuning Mamiek, Hotel Manager Sparks Life Jakarta, mengatakan, sebelas tahun sudah Sparks Hotel hadir ditengah kompetisi hotel yang cukup dinamis di area ini. "Sudah saatnya bagi hotel ini untuk berbenah serta mempercantik diri sesuai dengan konsepnya yang baru," ujar Tuning di Jakarta, Kamis (3/12).

Penampilan luar gedung yang biasa dikenali dengan warna-warna meriahnya, lanjut dia, sudah berganti dengan warna lembut bernuansa elegan seperti abu-abu dan juga warna-warna tegas seperti hitam dan putih sebagai aksen di bagian atas bangunan.

"Ketiga warna tersebut memiliki filosofi tertentu, seperti abu-abu yang mendominasi keseluruhan warna gedung, dipilih untuk memaknai ketenangan serta pengayoman, seperti halnya warna tersebut adalah sebuah tone effect dari berbagai warna lainnya. Lalu, warna hitam dan putih mewakili kemauan dan kekuatan positif serta awal yang baru. Dengan maknanya, warna-warna tersebut dipilih untuk mewakili harapan positif dalam memulai sebuah kehidupan yang baru," jelas Tuning.

Kejutan dari perubahan warna di eksterior gedung saja tidak cukup, begitu memasuki area lobby, para tamu akan dimanjakan dengan interior yang anggun namun memiliki atmosfer yang homey. Terlebih ketika melangkah lebih kedalam, area yang dulu dikenal sebagai club & bar, kini telah berubah fungsi sebagai restaurant dengan design yang chic dan minimalis.

Dengan ceiling tidak kurang dari 6,5 meter dari permukaan lantai, restoran berkapasitas hingga 300 orang atau 200 tempat duduk ini mampu mengakomodasi kebutuhan akan makan pagi, makan siang, makan malam bahkan acara-acara berskala besar seperti ulang tahun dan pernikahan. Tempat ini, kata Tuning, juga cocok bagi calon pengantin yang menginginkan suasana yang non-formal dan kekeluargaan bagi para tamunya.

"Saat ini konsep hotel ini bukan lagi entertainment seperti dulu, tetapi hadir dengan konsep baru yaitu hotel bisnis. Hotel kami mengakomodasi kebutuhan bisnis, terutama MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), berskala kecil hingga menengah" ungkap Tuning.

Sejalan dengan perubahan konsepnya, hotel ini menambah fasilitasnya seperti 6 (enam) meeting room dan 1 (satu) ballroom. Seluruh ruangan meeting yang tersedia sudah dilengkapi dengan giant screen, fit equipped LCD Projector dan sound system. Ballroom yang tersedia bisa dipisah, untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat menampung 5 hingga 100 orang.

"Sementara ballroom bisa menampung hingga 300 orang. Terlebih, area meeting room yang terletak di lantai 1 ini juga dilengkapi dengan voyeur yang sangat luas, lengkap dengan break up room untuk kebutuhan tertentu," jelas Tuning.

Hotel dengan 114 kamar dan tiga tipe kamar, yaitu Superior, Deluxe, dan Suite ini sebentar lagi akan melakukan re-desain dan renovasi total pada seluruh kamar tamunya. Proyek akan mulai dikerjakan secara bertahap mulai bulan Januari dengan target penyelesaian di awal bulan Maret 2016 yang akan datang.

"Setiap kamar yang dilengkap dengan LED TV 32 hingga 45 inci, minibar, safety deposit box with laptop size, dan tempat tidur berkualitas dari merk King Koil juga akan mengalami pembaharuan," ungkap Tuning.

Fasilitas hotel lainnya yang sudah tersedia adalah kolam renang dan area parkir, yang masing-masing juga akan mengalami renovasi. Sementara itu, fasilitas tambahan lainnya yang sudah direncanakan adalah Gym dan Fitness Center yang sedianya akan dibangun di area kolam renang yang terletak di lantai 2. KTV Keluarga yang terletak di lantai teratas hotel ini juga akan mengalami redesain, renovasi serta pembaharuan peralatan dan sound system, selain juga penambahan daftar lagu terbaru.

"Mempertimbangkan segala perubahan yang cukup signifikan tersebut, pihak manajemen berharap hal tersebut bisa menjadi kekuatan dalam berkompetisi dengan hotel-hotel disekitarnya, terlebih lokasi hotel ini juga sangat mendukung konsep baru yang tengah diusung. Tren bisnis di industri pariwisata dan perhotelan di tahun 2016 diprediksi akan mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya sektor usaha di berbagai bidang yang sedang digadang-gadang oleh pemerintah," pungkas Tuning.*beritasatu

Friday, November 27, 2015

Mei 2016, Pesawat N219 Akan Uji Terbang di Bandung

Pesawat Perintis N219 berkapasitas 19 penumpang yang dirancang PT Dirgantara Indonesia (DI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan dijajal terbang pada Mei 2016 dari Bandara Internasional Hussein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat.

"Minggu ini atau paling tidak awal Desember, N219 akan diluncurkan (roll-out). Lalu setelah sertifikasi, Mei 2016 sudah bisa uji coba terbang dari Bandara Hussein," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin saat ditemui usai talk show kinerja awal satelit LAPAN-A2 di gedung LAPAN, Jakarta pada Senin, 23 November 2015.

Chief Engineering pesawat N219 Palmana Banandhi mengatakan, prototipe pesawat itu sudah mencapai 90 persen. Proyeknya sudah digagas sejak 2006. 

Tahapan pertama N219 diawali dengan penelitian dan perencanaan oleh LAPAN. Baru pada 2014 lalu PT DI mengeksekusi hasil penelitian tersebut menjadi prototipe.

"Pesawat ini mulai dirintis sejak 2006. Proyek ini mulai dilakukan serius pada 2014," ujar Palmana.

Proyek pesawat perintis ini digadang-gadang bisa menjadi penggerak industri pesawat terbang nasional, di tengah masa kelesuan industri Dirgantara Indonesia. 

Proyek pembuatan pesawat ini menghabiskan dana senilai Rp 500 miliar yang sebagian berasal dari pemerintah melalui LAPAN. Hampir 40 persen prosesnya, dari tenaga kerja sampai bahan baku pesawat, dikerjakan oleh anak bangsa. 

Sudah ada tiga perusahaan maskapai lokal dan luar negeri yang mengantre untuk membeli pesawat yang ditaksir berharga US$ 5-6 juta ini di antaranya Lion Air dan Kartika Air.*tempo

Liburan Akhir Tahun, Hunian Hotel Naik 20 Persen

Masa liburan akhir tahun akan segera tiba. Hotel-hotel akan memanen kunjungan wisatawan. Selain libur Natal dan tahun baru, sekolah-sekolah libur pergantian semester.

Jika ingin berlibur saat itu, lebih baik Anda segera memesan transportasi dan akomodasi sejak dini. "Sebab, selain wisatawan domestik, turis asing juga akan banyak berkunjung," kata Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Asnawi Bahar saat dihubungi, Selasa, 24 November 2015.

Bahar menyatakan tingkat hunian hotel di Indonesia pada umumnya akan naik sekitar 20 persen. Kenaikan lebih tinggi terjadi pada hotel-hotel yang berada di daerah wisata. "Di Bali atau Lombok bakal sulit dapat kamar kalau tidak pesan di awal," ucapnya.

Soal harga, Asnawi menyatakan hotel-hotel tidak akan terlalu tinggi menaikkan tarif. Kalaupun ada, kemungkinan hanya sekitar 10 persen. "Kan, sudah ada standar harganya, tergantung bintang berapa," ujarnya.

Tak hanya di dalam negeri, paket wisata ke luar negeri juga sudah banyak dipesan untuk masa libur akhir tahun ini. "Paling banyak ke Korea Selatan dan Jepang," tutur Agustinus Kasjaya Pake Seko dari PT Direktur Bayu Buana (Tbk).

Tak hanya di kawasan Asia, paket liburan ke berbagai tujuan di Eropa juga masih banyak diminati. Bahkan paket wisata ke Paris yang baru terguncang teror masih ada yang mengincar. "Menara Eiffel masih jadi salah satu penarik turis," katanya.*tempo

Bisnis Hotel di Kawasan "Ring Satu" Makin Menjanjikan

GM Marketing Grand Orange Condotel Pasar Baru, Ratdi Gunawan, mengaku sangat optimistis bisnis hotel bintang empat di lokasi premium "ring satu" Istana Negara bakal sangat menjanjikan. Lokasi bergengsi di tengah kota lebih mudah dipilih pebisnis. 

Ratdi yakin, rencananya tetap berjalan sesuai target. Karena dekat dengan pusat pemerintahan, kantor kementerian, serta BUMN, dia mengatakan tetap bergeming untuk memasarkan hotel dengan angsuran 38 x tanpa bunga dan profit sharing 80 persen.

"Tingkat okupansinya bahkan semakin tinggi, bisa mencapai di angka 80 persen sampai 90 persen ini. Tingginya tingkat okupansi ini akan menaikkan room rate dan otomatis menghasilkan return of investment yang juga tinggi untuk investor," kata Ratdi, Rabu (25/11/2015).

Melihat kuatnya prospek bisnis kondominium hotel seperti itu, lanjut Ratdi, terutama berkat lokasinya di kawasan premium, kesempatan meraih untung besar dari bisnis kondotel terbuka lebar. Karena, semakin tinggi tingkat ROI didapatkan, makin cepat investor meraih modalnya kembali. 

"Kami pasarkan dengan unit terbatas dan saat ini sudah mencapai 50 persen," kata Ratdi.

Dia menambahkan, rata-rata tingkat okupansi hotel di kawasan Pasar Baru, Mangga Dua, Mangga Besar dan kawasan Gajah Mada saat ini sudah di atas 90 persen. Itu belum dihitung dengan prospek ke depan, mengingat pada Januari 2016 Indonesia mulai memasuki era perdagangan bebas ASEAN (AFTA). 

Langkah pemerintah 

Performa negatif sempat dialami sub-sektor perhotelan Indonesia selama Juni 2015 lalu. Hal itu ditandai anjloknya tingkat hunian sebesar 18,6 persen menjadi 58,7 persen. 

Menurut laporan STR Global, periset data perhotelan global, tingkat hunian tersebut dibarengi dengan kemerosotan pendapatan per kamar yang tersedia atau revenue per available room (RevPAR) 14,9 persen menjadi Rp 639.437.

Kendati demikian, lanjut STR, Indonesia masih beruntung karena tarif rerata hariannya atau average daily rate (ADR) justru naik 4,6 persen menjadi Rp 1,088 juta. 

Analisa STR Global menyebutkan, penurunan tingkat hunian hotel di Indonesia disebabkan oleh langkah-langkah penghematan Pemerintah. Pasar perhotelan seperti Jakarta, Bandung, dan Bali, mengalami penurunan permintaan. 

"Tingkat hunian jatuh tak lama setelah langkah-langkah penghematan diterapkan pada kuartal keempat 2014 lalu," tulis STR Global.*kompas

Thursday, November 26, 2015

Hotel Horison Bandung, Untuk Bisnis dan Konvensi Oke, Untuk Keluarga Apalagi!

APA sih yang menarik dari kota Bandung. Destinasi wisata alamnya, kulinernya, budayanya, keramahan orang-orangnya. Semuanya!

Sisi menarik yang tiada habisnya inilah yang menjadikan Bandung selalu diserbu wisatawan. Kota yang berjarak hanya 2 jam dari kota Jakarta ini selalu dipenuhi orang untuk urusan bisnis maupun liburan (terutama liburan keluarga). Hari biasa saja kota ini tak henti-henti didatangi wisatawan. Apalagi jika akhir pekan dan hari libur tiba, Bandung selalu penuh!

Nah, bagi Anda yang senang liburan di Bandung, ada satu hotel yang sangat cocok untuk siapa saja. Untuk urusan bisnis dan konvensi, hotel ini sudah menjadi langganan berbagai instansi pemerintah dan swasta. Untuk urusan liburan keluarga, hotel ini juga sudah menjadi salah satu favorit teratas.

Hotel Horison Bandung namanya. Hotel ini bisa Anda temukan di Pelajar Pejuang 45 nomor 121. Lokasinya luar biasa strategis. Tak hanya dekat dengan beragam pusat bisnis dan pemerintahan, Hotel Horison Bandung juga memudahkan para tamu untuk mengakses berbagai tempat wisata populer kota Bandung.

Jika Anda memilih hotel ini, Anda sudah pasti dekat sekali dengan Trans Studio Bandung. Itu artinya, Anda juga tak jauh dari Trans Studio Mall yang saat ini menjadi salah satu mall termewah di Kota Kembang. Sekitaran hotel juga banyak bertebaran tempat makan enak yang dijamin memuaskan untuk wisata kuliner di Bandung ini.

Tak hanya itu, ITC Kebon Kelapa dan Gedung Merdeka pun jaraknya tak lebih dari 3 kilometer dari Hotel Horison Bandung. Bagi Anda yang ke Bandung naik pesawat, jarak hotel ini dari Bandara Internasional Husein Sastranegara bisa ditempuh dengan perjalanan berkendara sekitar 20 – 30 menit.

Untuk urusan bisnis dan konvensi, Hotel Horison Bandung menjadi hotel terbaik karena memiliki serangkaian fasilitas yang lengkap dan mewah. Balai pertemuan hotel ini merupakan yang terbesar di kota Bandung dengan kapasitas mencapai 3.000 tamu. Hal tersebut juga didukung dengan fasilitas ruang meeting sebanyak 26 unit, serta beberapa area luas yang bisa digunakan untuk menyelenggarakan pesta, pernikahan, pameran, maupun gathering.

Perihal tempat istirahat, Hotel Horison Bandung siap memanjakan Anda dengan 208 unit kamar tamu yang tersebar di gedung setinggi 9 lantai. Kamar tamu tersebut tampil dalam gaya modern minimalis yang semakin elegan dengan furnitur kayu.

Setiap kamar difasilitasi dengan beragam fitur modern. Beberapa di antaranya adalah AC, TV, minibar, brankas seukuran laptop, wifi gratis, serta alat penyeduh teh/kopi. Di dalam kamar juga terdapat area santai dengan sofa empuk yang diletakan bersandingan dengan jendela besar. Artinya, Anda bisa bersantai dalam kamar sembari ditemani pemandangan kota Bandung yang mengasyikan!

Jenis kamar tamu yang lebih mewah bisa Anda temukan di unit Executive Room dan Suites. Tampilan kamarnya semakin berkelas dengan lantai kayu parket. Pilihan kamar mandinya pun ada yang semakin lengkap dengan bathtub.

Liburan keluarga Anda bersama Hotel Horison Bandung dijamin sempurna dengan adanya fasilitas rekreasi dan kebugaran. Kolam renang hotel ini tersedia sebanyak 3 jenis, termasuk kolam renang ombak dan kolam renang anak yang lengkap dengan wahana seluncuran. Asyiknya, kolam renang ombak menggunakan lantai berwarna batu putih (bukan keramik biasa) sehingga serasa seperti di pantai sungguhan!

Untuk membuat para tamu tetap kenyang dan puas, Hotel Horison Bandung menyediakan 1 unit restoran. Okoh Restaurant ini merupakan restoran Jepang yang tampil dengan dekorasi kayu selayaknya kedai makanan di Negeri Sakura asli. Beragam menu khas Jepang dihadirkan dengan lezat lagi menyegarkan. Salah satu menu andalannya adalah sushi dan sashimi.*tabloidbintang

City One Hotel Group Bangun Lima Hotel di Semarang

PT Kota Satu Persada, investor City One Hotels Group terus melakukan ekspansi bisnis perhotelan di Indonesia. Untuk Semarang sendiri hingga akhir tahun 2015 sudah ada lima hotel yang beroperasi.

Hotel pertama dibangun di Jalan Lamper Tengah, disusul Hotel Pantes By City One Express di Jalan Kawi. Ketiga, Bliss Soeta Hotel By City One Semarang, lalu Allstay Hotel di Jalan Veteran dan terakhir yang akan diresmikan tanggal 30 November di Jalan WR Supratman Semarang.

Chairman PT Kota Satu Indonesia, Yosafat Kurniawan saat melakukan syukuran beroperasinya Allstay Hotel di Jalan Veteran ini mengatakan bersyukur bisa membuka bisnis hotel yang keempat di Kota Semarang ini. Dia berharap dibangunnya hotel tersebut bisa memberi manfaat dan membuka lapangan pekerjaan.

Sementara itu Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono yang diundang secara khusus dalam syukuran tersebut menyatakan salut dengan PT Kota Satu Persada, investor City One Hotels Group yang melakukan pembangunan bisnis hotel di tengah kelesuan ekonomi.

“Banyak pengusaha-pengusaha di Jawa Tengah mengeluh perekomomian lesu dan daya beli berkurang tetapi City One Hotels Group ini malah berkembang dengan terus menambah bisnis properti lainnya dan rahasianya adalah memperbanyak jaringan,” ujarnya yang juga CEO Suara Merdeka Network.

Managing Director City One Hotels Group Indonesia, Deany Leabert menambahkan Allstay Hotel tersebut merupakan hotel bisnis bintang tiga plus yang menawarkan beberapa fasilitas menarik. Dengan 90 kamar yang terdiri dari enam junior suit dan 84 delux dengan twin room berjumlah 42 dan king bed sebanyak 48.

Menurutnya City One Hotels Group memang lebih ke hotel budget yakni hotel bintang satu dan dua karena memang saat ini komposisi hotel khususnya di Semarang  sedang banyak permintaan.

“Hotel merupakan komoditi yang bisa melahirkan permintaan seperti sekarang ini banyaknya perusahaan-perusahaan dari Jakarta yang membuka bisnis di Semarang  dan itu merupakan segmen baru yang harus digarap dan level budget diminati,” jelasnya.*suaramerdeka

Friday, November 20, 2015

Kronologi Desahan Mesum di Maskapai Lion Air

Maskapai Lion Air kembali menjadi sorotan. Kali ini, menyusul insiden 'desahan mesum' yang terjadi di pesawat Lion Air JT 990. Pihak Lion Air sendiri, langsung melakukan investigasi. Berikut, penjelasan lengkap dari Lion Air.

Sebelumnya, banyak terjadi simpang siur mengenai kejadian ini, termasuk kabar tawaran menyediakan pramugari janda dan suara desahan mesum. Kronologi peristiwa ini dibebebarkan langsung Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait.

Peristiwa ini terjadi dalam pesawat Lion Air JT 990, yang saat itu terbang dari Surabaya menuju Denpasar pada Sabtu lalu, 14 November 2015. Beberapa bantahan mengenai kabar tak sedap itu diungkapkan Edward.

"Kopilot sengaja ingin membuat kejutan dan mengucapkan selamat ulang tahun ke teman pramugarinya, yang kebetulan terbang. Tapi benar hal itu melanggar prosedur announcement dan etika," kata Edward saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, sang kopilot sengaja mengucapkan selamat ulang tahun melalui microphone hingga suaranya keluar dan terdengar di kabin pesawat. Dalam ucapannya, kopilot hanya mengucapkan selamat ulang tahun dan memberi tahu kalau pramugari tersebut masih single dan sedang mencari jodoh.

"Jadi, yang katanya menawarkan janda, itu tidak benar sama sekali," kata Edward.

Terkait dengan adanya pernyataan yang menyebutkan terdengar suara mendesah sepanjang perjalanan, juga dianggap aneh oleh Edward. Setelah dikonfirmasi ke yang bersangkutan, kopilot membantah ia mendesah selama pesawat terbang menuju ke Denpasar.

Selain itu, kopilot juga tidak mungkin berbicara terus, karena dia harus selalu berkomunikasi dengan petugas tower.

"Bisa jadi, kopilot bicaranya terlalu dekat, jadi terdengar seperti mendesah. Ada pula yang bilang kopilotnya mabuk. Jika mabuk, tidak mungkin mau menerbangkan pesawat," lanjut Edward.

Atas tindakan kopilot tersebut, Lion Air memberi sanksi berupa hukuman tidak boleh terbang minimal dua pekan. Edward mengaku tidak ingat siapa nama kopilot tersebut. Dia juga meminta, agar nama kopilot itu tidak disebutkan atas dasar pertimbangan tertentu.

"Tidak usah disebutlah. Kasihan dia. Ini juga bukan pelanggaran berat yang membahayakan nyawa penumpang, masalah etika saja," kata Edward.*viva

Garuda Indonesia Terbang dari Bandara Pondok Cabe Mulai 2016

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, terus melakukan ekspansi bisnis dengan menambah jumlah rute dan frekuensi penerbangan ke sejumlah wilayah domestik.

Namun sayangnya, rencana peningkatan bisnis tersebut masih belum diimbangi dengan peningkatan kapasitas di beberapa bandar udara, terutama di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Untuk itu, Garuda Indonesia berencana membuka rute dan menambah frekuensi di tahun depan dengan mengoperasikan bandar udara yang selama ini belum digunakan secara komersial, salah satunya Bandara Pondok Cabe yang berada di Tangerang, Selatan.

"Menurut rencana kita memang seperti itu, kita akan tambah rute dan tambah destinasi," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, Selasa (17/11/2015).

Benny menjelaskan, jika hal ini direstui oleh otoritas dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, maka nantinya bandara ini bakal digunakan untuk penerbangan pesawat-pesawat jarak menengah seperti sejenis Bombardir dan ATR.

"Jadi nanti digunakan untuk pemilihan rute-rute dengan jangka waktu menengah dibawah satu jam," tegas Benny.

Seperti diketahui, Bandara Pondok Cabe ini memiliki panjang landas pacunya 1.984 meter (m) dengan lebar 45 m. Bandara Pondok Cabe sempat direncanakan akan dijadikan bandara komersial mengingat padatnya Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. 

Namun Dirjen Perhubungan Udara membatalkan rencana ini pada bulan Januari 2009 dengan alasan kondisi landas pacu di bandara tersebut tidak memadai. Pasalnya, panjang landas pacunya tidak mencapai 2.000 meter. Selain itu, dalam jarak kurang dari 500 meter dari landasan tersebut, terdapat permukiman padat penduduk.

Pangkalan udara ini juga merupakan basis perawatan pesawat dari maskapai penerbangan Pelita Air Service.

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki lebih dari 30 destinasi penerbangan yang dilayani oleh pesawat jenis ATR72-600. Sejalan dengan program pengembangan jaringan dan armada yang dilaksanakan perusahaan, pada tahun ini Garuda Indonesia akan kembali mendatangkan 9 (sembilan) ATR 72-600. 

Pada akhir 2015 mendatang, Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan 187 pesawat yaitu 143 pesawat Garuda Indonesia dan 44 pesawat Citilink, dengan rata-rata usia sebesar 4,3 tahun.*liputan6

Wednesday, November 18, 2015

Bisnis Hotel Singapura Tumbuh Berkat Turis China

Bisnis perhotelan Singapura menunjukkan peningkatan di seluruh kinerja matriks utama pada Oktober 2015.

Menurut data STR Global yang diterima Kompas.com, Rabu (18/11/2015), kinerja positif ditandai kenaikan pasokan sebesar 2,6 persen, dan permintaan 6,8 persen.

Selain itu, segmen tingkat hunian atau occupancy rates juga bergeser sebanyak 4,1 persen menjadi 86,0 persen.

Begitu pula dengan pendapatan per kamar yang tersedia atau revenue per available room (RevPAR) yang tumbuh 4,7 persen menjadi 256 dollar Singapura.

Peningkatan kinerja ini tak lepas dari pertumbuhan jumlah kunjungan internasional asal Asia selama September dan Oktober. Seperti dilaporkan Singapore Tourism Board kunjungan internasional naik 4,0 persen. 

Analisa STR Global juga mencatat bahwa para pengelola perhotelan mengharapkan peningkatan dapat terus berlanjut seiring kedatangan turis China yang mengalami pertumbuhan 21,1 persen.

"Namun, kinerja hotel di negeri ini secara signifikan terbantu juga oleh Turnamen Tenis WTA dan Sibos 2015," tulis STR Global.*kompas

Marriot Beli Jaringan Hotel Starwood Senilai Rp 167 Triliun

Marriot International Inc akan membeli Starwood Hotels and Resorts Worldwide Inc sebesar US$ 12,2 miliar atau sekitar Rp 167,50 triliun (asumsi kurs Rp 13.729 per dolar Amerika Serikat). Langkah pembelian ini untuk menciptakan jaringan hotel terbesar di dunia termasuk Sheraton, Ritz Carlton dan Autograph.

Penggabungan perusahaan ini akan memiliki lebih dari 5.500 hotel dengan 1,1 juta kamar di seluruh dunia. Hal itu memberikan kehadiran Marriot di pasar properti lebih besar antara lain di Eropa, Amerika dan Asia.

Dengan hal itu dapat memungkinkan persaingan dengan startup Airbnb. Analis telah memperingatkan kalau Airbnb diharapkan masuk bisnis hotel seiring perseroan mendapatkan pesanan lebih besar untuk penginapan.

Ada pun sekitar tiga perempat dari kamar Marriot berada di AS. Sekitar setengah kamar Starwood berada di luar Amerika Utara, tetapi menyumbang hampir dua pertiga dari pendapatan pada 2014.

"Kesuksesan kami telah didorong dari kemampuan kami untuk mengantisipasi pergeseran pasar, dan memenuhi perubahan itu," ujar Chief Executive Marriot, Arne Sorenson seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (17/11/2015).

Saham Starwood pun turun sebanyak delapan persen pada Senin pekan ini, jauh di bawah harga penawaran US$ 72,08. Akhirnya ditutup melemah 3,6 persen ke level US$ 72,27. Sedangkan saham Marriott melemah 1,3 persen.

Investor Starwood akan mendapatkan 0,92 saham Marriot kelas, dan mendapatkan US$ 2 per saham secara tunai. Mereka  juga mendapatkan sekitar US$ 7,8 per saham, yang didapatkan dari pemisahan bisnis Starwood dan penggabungan dengan Interval Leisure Group Inc.

Dalam kesepakatan penggabungan perusahaan itu, Starwood dibantu oleh Lazard dan Citigroup. Sedangkan Deutsche Bank Securities membantu Marriot.*liputan6

Sunday, November 15, 2015

Pasar Hotel Asia Tenggara Tembus Rp 220 Triliun

Pasar properti sub-sektor perhotelan Asia Tenggara terus memperlihatkan pertumbuhan hingga menembus angka 16 miliar dollar AS atau setara Rp 220 triliun. 

Menurut riset C9 Hotelworks, pertumbuhan tersebut berkat sinergi positif antara pengembang properti dan jaringan hotel internasional.

Hingga Oktober 2015, terdapat lebih dari 28.000 hotel bermerek internasional di tujuh negara Asia Tenggara.

Rata-rata harga penjualan hotel di pusat kota senilai 4.870 dollar AS per meter persegi kecuali. Harga lebih tinggi ditawarkan hotel di Singapura yang meroket menjadi 25.000 dollar AS per meter persegi.

Katalis utama dari perkembangan aktual bisnis perhotelan Asia Tenggara adalah konsep pembangunan multifungsi atau mixed use development.

Para pengembang menggandeng operator internasional untuk mengelola properti hotelnya sebagai salah satu komponen utama mixed use development.

Kehadiran hotel bermerek ini diakui sangat membantu penjualan sekaligus mendongkrak harga properti. 

Lonjakan harga properti pun bervariasi, mulai dari 14 persen untuk properti di pusat kota dan 26 persen di lokasi pariwisata.

Managing Director C9 Hotelworks Bill Barnett mengatakan, perkawinan operator hotel dengan pengembang properti merupakan pergeseran signifikan.

"Dan Asia Tenggara mewakili segmen transaksi terbesar saat ini," ujar Barnett.

Indonesia dan Thailand

Dua pasar utama Asia Tenggara, menurut C9 Hotelworks, adalah Thailand dengan komposisi 37 persen, diikuti Indonesia sebesar 22 persen. 

Menyusul di tempat ketiga adalah Filipina, Malaysia dan Vietnam, serta Kamboja yang menunjukkan perkembangan signifikan dengan dibukanya merek-merek hotel terkenal.

Kelompok kunci yang aktif menggarap pasar Asia Tenggara adalah Louvre, Banyan Tree Singapura, Starwood, Shangri La dan Ritz Carlton. Rantai butik seperti Alila juga berhasil menancapkan pengaruhnya dengan nilai tinggi.*kompas

Kawasan Jalan Riau Menjadi Primadona Bisnis Perhotelan

Tumbuh pesatnya perkembangan Pekanbaru menjadi Kota Metropolitan, menarik sejumlah para investor untuk membangun bisnis perhotelan, terutama di kawasan sekitar Jalan Riau.

"Investasi hotel saat ini sudah banyak di Kota Pekanbaru, untuk saat ini di Jalan Riau yang menjadi primadona bagi para investor untuk membuka usaha perhotelan, sebab mereka menilai kawasan Jalan Riau merupakan lokasi strategis untuk dibangun bisnis tersebut," ujar M Jamil, Plt Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPT-PM) Kota Pekanbaru, Sabtu (14/11/2015).

Banyaknya investor yang ingin membuka bisnis perhotelan di Kota Pekanbaru dikatakan Jamil, sebab Wali Kota Pekanbaru mempersiapkan Pekanbaru menuju kota Meeting Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) atau lebih dikenal dengan pergelaran pameran atau pertemuan.

"Hal itu ditambah lagi dengan penghargaan yang diraih Pekanbaru sebagai kota terbaik tujuan investasi sehingga lebih menarik investor," paparnya.

Disampaikan Jamil, saat ini sudah ada salah satu investor yang mengajukan izin prinsip terkait pembangunan hotel di Jalan Riau, namun belum bisa diizinkan sebab ada beberapa kajian yang mesti diselesaikan.

"Ada satu hotel yang akan dibangun di Jalan Riau yang sudah mengajukan izin prinsip, tapi kita akan melakukan kajian dengan Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup dan Distarubang, jika tidak sesuai aturan maka tidak diberikan izinnya karena itu intruksi Wali Kota Pekanbaru, jika sesuai aturan maka akan diberikan izinnya." tutupnya.*riaupos

Saturday, November 14, 2015

Menikmati Masakan Ala Timur Tengah Di Eastparc Hotel Jogja

Selama November 2015, Eastparc Hotel Jogja menawarkan promo masakan khas timur tengah di Sofra Bistro.

Executive Chef Eastparc Hotel Jogja Trie Heru Basuki mengatkan, tamu-tamu akan dimanjakan dengan menu-menu yang dimasak menggunakan bumbu rempah khas timur tengah. Ada pun menu andalan yang ditawarkan dalam Middle East Food Promotion ini yaitu mandirice yang terkenal berasal dari Hadramaut, Yaman.

“Masakan ini dibuat dari bahan utama beras basmathi yang dimasak bersama bumbu rempah khas kemudian ditambahkan potongan ayam dan tambahan saus pelengkap untuk hidangan ini,” ujar dia di Sofra Bistro Eastparc Hotel Jogja, Sabtu (7/11/2015).

Ia menambahkan, beberapa menu juga dihadirkan dalam promo ini seperti lamb briyani rice, wrap lamb kofta, grilled fish tika, serta egg plan mossaka. Tak hanya penyajian secara buffet, makanan khas timur tengah ini juga akan disajikan secara live cooking oleh tim dari Eastparc Hotel Jogja, dengan menu antara lain beef gyros, moroccan roasted chicken lemon wrap, dan malawah bread.

Sajian-sajian menu tersebut dapat dinikmati sepuasnya dengan harga Rp. 115.000 nett/pax setiap hari Sabtu pukul 19.00-22.00 WIB. “Sajian rutin ini akan membuat para tamu merasakan sensasi yang tidak pernah ditawarkan dimanapun sebelumnya melalui presentasi dan suasana yang ditawarkan,” ujar dia.*harianjogja

Find Us on Facebook

Blog Archives

Visitors