partnership with agoda

Showing posts with label citilink. Show all posts
Showing posts with label citilink. Show all posts

Monday, September 26, 2016

Perkuat Layanan, Citilink Datangkan Pesawat Airbus A320

Maskapai penerbangan PT Citilink Indonesia menambah satu unit pesawat jenis Airbus A320. Langkah ini sebagai upaya menguasai pasar penerbangan kelas biaya murah di dalam negeri.

Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria menuturkan, penambahan satu pesawat tersebut menggenapi jumlah pesawat yang beroperasi menjadi 40 unit untuk meningkatkan pelayanan konektivitas. Pesawat tersebut merupakan pesawat sewa yang didatangkan dari Toulouse, Prancis.

‎"Pesawat Citilink ke-40 membuat industri penerbangan menjadi dinamis," kata Mega saat menghadiri kedatangan peswat Airbus 320, di hangar Garuda Maintenance Facilities (GMF), Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Minggu (25/9/2016).

Meski perekonomian sedang melemah, Mega memastikan Citilink tetap melihat peluang di sektor penerbangan sehingga bisa menguasai pasar penerbangan domestik secara cepat. Dengan begitu, ketika ekonomi membaik Citilink sudah mampu menguasai pasar yang jauh lebih besar dari sekarang.

Sikap optimisme Citilink bukan tanpa dasar, mengingat maskapai dari anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu pada pertengahan Juni Ialu berhasil memenuhi standar penerbangan internasional yang ditetapkan oleh Uni Eropa. 

”Kedatangan pesawat-pesawat baru diharapkan juga meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap dunia penerbangan Indonesia dan khususnya bagi Citilink sendiri. Dengan demikian, semakin meningkatkan peluang untuk terus tumbuh sebagai maskapai yang kuat”, terangnya. 

CitiIink hingga akhir tahun 2016 akan mendatangkan delapan pesawat. Dengan datangnya pesawat ke-40 ini, berarti masih terdapat empat pesawat baru lain yang akan datang dan melengkapi jajaran armada CitiIink. 

Selain untuk menerbangi kota-kota di Indonesia, Mega juga menyatakan kesiapan Citilink untuk memperkuat penerbangan charter dan merambah pasar regional dengan armada terbarunya. 

"Armada terbaru kita nantinya juga akan digunakan untuk penerbangan charter dan regional. Minat turis asing terhadap destinasi wisata di Indonesia menunjukkan tren positif, dengan datangnya turis asing ke Indonesia melalui penerbangan charter Citilink kami berharap ini akan membantu pengembangan destinasi wisata di Indonesia”, jeIas Mega. 

Saat ini Citilink telah melayani penerbangan ke 27 kota tujuan dan 54 rute di Indonesia dengan Iebih dari 234 frekuensi penerbangan dalam sehari.

Mulai 2017 hingga 2018, Citilink Indonesia juga akan mendatangkan total 10 unit pesawat Airbus A320Neo. Dengan ditambahkannya pesawat Airbus A320 Neo tersebut, Citilink akan menjadi maskapai pertama di Indonesia yang memiliki pesawat Airbus berlorong tunggal seri terbaru ini.*liputan6

Monday, September 5, 2016

Citilink Tambah 70 Pilot Baru Untuk Terbangkan Pesawat Airbus

Sebagai persiapan pengembangan bisnisnya, Citiling merekrut 70 pilot pemula untuk dilatih dan kemudian ditugaskan menerbangkan pesawat Airbus A320.

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menambah 70 pilot pemula (AB Initio) sebagai salah satu bagian dari strategi bisnis Citilink untuk mendukung ekspansi bisnis membangun konektivitas ke seluruh daerah di nusantara

"Penerimaan pilot baru dilakukan dalam rangka mengakomodir kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pilot yang terus bertambah seiring dengan penambahan armada pesawat sebagai implementasi pertumbuhan positif yang terus diraih Citilink Indonesia sejak 2012," kata Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, Senin (5/9/2016).

Burhan mengatakan Citilink Indonesia menyerahkan 70 pilot pemula tersebut ke Garuda Indonesia Training Center (GITC) untuk melanjutkan pedidikan pilot ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya sebagai pilot pesawat A320.

Penyerahan langsung dilakukan Direktur Utama Citilink Albert Burhan kepada Direktur Sumber Daya Manusia Garuda Indonesia Linggarsari Suharso.

"Pilot-pilot ini nantinya akan dididik selama enam bulan untuk mendapatkan type rating Airbus A320 sebagai persyaratan yang wajib dipenuhi sebelum nantinya dapat menerbangkan pesawat Citilink," katanya.

Ia menambahkan para pilot AB Initio akan menjalani dua tahap pendidikan, yaitu pendidikan dasar di GITC yang dilanjutkan dengan pelatihan dengan simulator (simulator training) di GITC dan Airbus Training Centre di Toulouse, Perancis dan Florida, Amerika Serikat.

Albert menyebutkan 70 pilot AB Initio terpilih setelah melalui serangkaian tes seleksi yang diadakan oleh Divisi Human Capital Citilink Indonesia dari bulan Juni hingga Agustus 2016.

Pilot-pilot tersebut terpilih dari 867 pendaftar yang berasal dari sekolah penerbangan di seluruh Indonesia dan internasional.

"Ke depannya diharapkan Citilink juga akan terus menambah jumlah pilotnya, mengingat perencanaan strategis di tahun-tahun mendatang," katanya.

Menurut dia, posisi pilot memang merupakan salah satu bagian penting dalam bisnis maskapai, untuk itu kepada pilot-pilot baru tersebut dihimbau senantiasa menjunjung tinggi etika dan integritas dalam bekerja.

"Dengan demikian Citilink Indonesia dapat terus maju dan berkembang menjadi maskapai berbiaya murah terkemuka di tanah air dan regional," katanya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Garuda Indonesia Linggarsari Suharso mengucapkan selamat sekaligus mengingatkan bahwa menjadi pilot yang andal bukanlah hal mudah.

Linggarsari menambahkan, penerbang dituntut untuk melaksanakan profesi dengan sebaik-baiknya serta dapat menjaga citra dan reputasi perusahaan melalui integritas, moralitas dan perilaku yang terpuji.

"Bekerja pada perusahaan penerbangan yang menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai hal yang paling utama, menuntut seorang penerbang melaksanakan profesi dengan sebaik-baiknya," katanya.

Terlebih, lanjut dia, Garuda Indonesia merupakan flag carrier (maskapai nasional), dan Citilink merupakan bagian dari keluarga besar Garuda Indonesia Group, sehingga setiap perilaku dari karyawan GA Group akan selalu dikaitkan dengan perusahaan induknya, yaitu Garuda Indonesia.

Menurut data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia 2015, industri penerbangan di Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu.

Dengan 24 sekolah penerbangan yang ada di Indonesia saat ini, Indonesia masih membutuhkan sedikitnya 600 pilot setiap tahunnya.

Hingga Agustus 2016 Citilink Indonesia tercatat telah memiliki 325 orang pilot dan 39 unit pesawat Airbus A320.*bisnis

Find Us on Facebook

Blog Archives

Visitors